Select Language

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
use your language

Senin, 14 Maret 2011

Tahap-tahap Penelitian (Bab III)


TAHAP-TAHAP PENELITIAN

            Dalam penelitian apapun ada tahap-tahap penelitian begitu juga dengan penelitian eksperimental. Tahapannya adalah:
1.      Memilih ide atau topic penelitian
Sebelum memulai penelitian tentukan terlebih dahulu topic yang akan diteliti. Tapi penelitian itu biasanya muncul karena ada yang dipertanyakan mengenai sesuatu atau ada gejala tertentu yang ingin diamati.
Sumber-sumber penelitian antara lain:
a.       Kehidupan sehari-hari
b.      Masalah praktis yaitu, muncul dari masalah yang membutuhkan pemecahan.
c.       Hasil penelitian sebelumnya
d.      Teori
Factor yang perlu dipertimbangkan dalam penelitian eksperimental:
a.       Keterbatasan waktu
b.      Kesulitan dalam penelitian
c.       Ketersediaan subjek
d.      Pengukuran
e.       Ketersedian peralatan
f.       Etika
2.      Merumuskan masalah dan hipotesis penelitian
a.       Masalah penelitian
Merupakan pertanyaan yang menyatakan hubungan antara 2 atau lebih variable.
Tiga syarat yang harus dipenuhi:
1.      Menyatakan hubungan sebab akibat.
2.      Dinyatakan dalam bentuk pertanyaan yang jelas dan tidak ambigu.
3.      Harus memungkinkan dilakukan secara empiris.
b.      Hipotesis penelitian
Hipotesis merupakan pernyataan mengenai dugaan hubungan antara 2 atau lebih variable.
Jenis-jenis hipotesis:
1.      Ilmiah
a.       Umum, mengambarkan hubungan VB dan VT
b.      Eksplisit, mengambarkan subjek penelitian yang digunakan, VB yang digunakan, prosedur yang dilakukan dengan VT yang diharapkan.
2.      Statistic
Penyataan yang dapat diuji secara statistic mengenai hubungan antar 2 atau lebih variable penelitian.
a.       Hipotesis alternative, yang menyatakan adanya hubungan antarvariabel (ada beda VT yang signifikan antar KE dan KK).
b.      Hipotesis nol, yang menyatakan tidak ada hubungan antar variable (tidak ada hubungan VT yang signifikan antar KE dan KK).
Dalam penelitian hipotesis yang diuji adalah hipotesis nol, maka dari hasil analisis statistic kita akan mengetahui apakah hipotesis nol diterima atau ditolak.
a.       Jika hipotesis nol diterima berarti hipotesis alternative tidak didukung oleh data dan hipotesis ilmiah yang diajukan berarti salah.
b.      Jika hipotesis nol tidak diterima berarti hipotesis alternative didukung oleh data dan hipotesis ilmiah yang diajukan benar.
Hipotesis dua ujung adalah arah hubungan variable belum diduga atau diketahui oleh peneliti.
Hipotesis satu ujung adalah arah hubungan variable sudah diduga atau diketahui oleh peneliti.
3.      Menemukan variable penelitian
Setelah mengetahui permasalahan dan hipotesis kita perlu menentukan variable penelitian. Seperti yang kita ketahui bahwa pada penelitian eksperimen kita akan melihat hubungan antara variable VB dan VT.
Variabel bebas (VB)
Variable bebas merupakan variable yang dimanipulasi karena diduga berpengaruh terhadap variable lain, karena kita memanipulasi berarti kita memvariasikan VB pada kelompok subjek yang berbeda. Ada yang menerima perlakuan dan ada yang tidak menerima perlakuan.
a.       Manipulasi intruksi
Manipulasi intruksi yaitu dengan memberi intruksi yang berbeda.
Contoh: kita akan melihat performance peserta ujian. Satu kelompok kita beri intruksi waktu setiap 10 menit sedangkan satu kelompok lagi tidak.
b.      Manipulasi situasi
Lebih sering digunakan, dimana peneliti membuat kondisi yang berbeda pada setiap kelompok.
            Variable terikat (VT)
            Segala respon subjek yang diukur sebagai akibat dari variasi VB termasuk dalam VT.
            Jenis VT
a.       Respon fisiologis
b.      Perilaku yang tampak
c.       Laporan verbal (hasil wawancara, kuesioner dan observasi)
Cara mengukur VT
a.       Frekuensi, dengan menghitung jumlah respon yang muncul misalnya, jawaban yang benar, kesalahan yang dibuat dan lain-lain.
b.      Latensi, waktu yang dibutuhkan subjek untuk merespon.
c.       Durasi respon, lama waktu subjek berespon.
d.      Amplitude, mengukur kekuatan dari respon subjek.
e.       Menetapkan pilihan, pilihan subjek terhadap alternative yang ada.
Variable sekunder (VS)
Variable sekunder merupakan variable lain yang mempengaruhi VT.
4.      Menentukan tipe dan desain penelitian
Untuk menjawab permasalahan penelitian yang sudah kita rumuskan dapat kita lakukan dengan menentukan tipe dan desain penelitian. Dalam psikologi tipe penelitian ada yang eksperimental dan ada yang non eksperimental. Yang eksperimental (VB dimanipulasi oleh peneliti) sedangkan pada non eksperimental VB sudah diberikan sebelumnya atau VB tidak dimanipulasi sehingga secara spesifik tipe penelitian dapat digolongkan jadi empat:
a.       Controlled laboratory eksperimen
b.      Controlled field experiment
c.       Ek post facto laboratory study
d.      Ek post facto field study

Maksudnya pada tipe penelitian ini penelitian dilakukan pada keadaan tidak alamiah karena peneliti sudah mengontrol vs dengan ketat. Karena laboratorium merupakan situasi terkontrol, maka penelitian dalam situasi tidak alamiah termasuk  kedalam penelitian laboratorium. Sedangkan yang dilakukan pada situasi sehari-hari termasuk dalam tipe penelitian lapangan (field).

5.      Perencanaan dan pelaksanaan
Perencanaan:
            Dalam perencanaan yang harus diperhatikan adalah :
a.       Subjek penelitian adalah kepada siapa penelitian eksperimental akan dilakukan kalau pada topic penelitian subjek sebagai populasi sedangkan pada perencanaan penelitian lebih terkait pada sampel ()
b.      Peralatan, dalam perencanaan penelitian peneliti menyebutkan alat yang akan digunakan termasuk alat ukur VT, alat manipulasi VB dan juga alat pendukung penelitian seperti alat perekam, stopwatch, pengeras suara dan lain-lain
c.       Prosedur, pada prosedur penelitian meliputi semua langkah kegiatan yang akan dilakukan dalam penelitian, mulai dari awal hingga berakhirnya penelitian.
d.      Teknik analisis data, teknik analisis data sudah harus ditentukan sebelum penelitian dilakukan. Teknik analisis data sudah harus ditentukan sebelum penelitian dilakukan, teknik analisis data dapat dilakukan dengan uji-t, uji f anavar satu jalan, uji F factorial dan chi kuadrat.
e.       Pilot study (uji coba), sebelum dilakukan penelitian sebaiknya dilakukan penelitian dalam skala kecil (uji coba), agar semua yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan juga dapat mengatasi masalah atau gangguan yang mungkin terjadi dalam pelaksanaannya.
Pelaksanaan:
            Pelaksanaan disesuaikan dengan perencanaan, kalau menyimpang jangan terlalu jauh dan dalam laporan penelitian disebutkan kenapa menyimpang.
6.      Menganalisis hasil penelitian
Analisis hasil penelitian dilakukan untuk menjawabmasalah penelitian  atau menguji hipotesis, perhitungan statistic dilakukan sesuai dengan teknik analisis data yang telah ditetapkan sebelumnya. Perhitungan dapat dilakukan secra manual atau dengan menggunakan program computer yang sudah ada spss, excel, sas dan sebagainya.
Asumsi penggunaan analisis statistic yang perlu diperhatikan:
a.       Distribusi dari populasi adalah normal, dianggap normal apabila memiliki subjek lebih dari 30 orang.
b.      Varians dalam setiap kelompok adalah sama(homogen)
c.       Nilai VT hanya mengukur variable tertentu dan tidak mengukur variable lain.

7.      Membuat kesimpulan
Dari hasil interpretasi terhadap hasil perhitungan statistic, tidak dapat menerima atau menolak HO. Bila Hditerima berarti Ha tidak didukung oleh data, bila Ho ditolak berarti Ha didukung oleh data.



0 komentar:

Posting Komentar

Facebook comment